Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Mencari Luas Lingkaran

Mencari luas lingkaran dan jari-jari lingkaran menjadi menu belajarnya malam tadi. Sesudah isya sampai menjelang tengah malam dia belum mau beranjak dari meja belajarnya dan terus bermain dengan angka di beberapa contoh soal yang ada. Sesekali dia bergumam, "ummi, teteh belum mengerti yang ini." "Tidur dulu aja teh, besok kita lanjutkan lagi!" dia menggeleng.  "Nanti kalau sudah selesai yang ini." jawabnya sambil tersenyum. Sahabat Fillah, apa yang ingin saya ceritakan dari jejak #aufa_11y ini? Saya hanya ingin mengatakan bahwa anak-anak akan lebih mudah menyukai apa yang kita sukai. Jika kita ingin anak-anak kita suka belajar, suka sungguh-sungguh, maka mulailah untuk mencintai ilmu, mulailah untuk sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, mulailah untuk merasa haus akan ilmu, mulailah untuk berani memulai dan selalulah dampingi mereka! Wilujeng enjing. Do'a terbaik dari kami untuk saudara-saudara kami di Palu dan di tempat-tempat lainnya yang sedang d...

Menunggu Maghrib

Gambar
Menunggu Maghrib ditemani lantunan surat Al Mukminun surat favoritnya sambil bermain dengan jari-jari dan diameter juga luas lingkaran. Jejakmu sore ini, Nak #aufa_11y 1 Oktober 2018

Go To Parahyangan Berkibar

Gambar
28 September 2019

Tidak di Remedial

Sepulang sekolah, dengan wajah berseri-seri dia mengucap salam dengan penuh suka cita. "Kata pak Agus, teteh satu-satunya siswi kelas empat yang selamat dari remedial uts ipa, Alhamdulillah." Dia memang tidak terlihat berambisi atas apapun. Baginya mengukir prestasi adalah menjaga akhlaq dan senantiasa belajar tanpa pasang target akan dan harus seperti apa. Dia memang tidak 'ambisius' dan memasang target atas apapun yang dia jalani. Tak mengenal kamus,'harus dapat nilai segini atau segitu.' Tak mengenal istilah, 'harus dapat ranking segini.' Dia hanya tahu cara menikmati prosesnya dengan tetap menjaga apa yang semestinya ia jaga ; akhlaqul kariimah, InsyaAlloh. "MasyaAlloh Alhamdulillah." dan pelukan hangat jadi hadiah atas usahanya dan kebahagiaannya, saya merasakan kebahagiannya dan ikut bahagia bersamanya. "Temen2 teteh pada tegang waktu kertas hasil ujiannya mau dibagi. Teteh nggak tegang, teteh yakin hasilnya tidak buruk, jadi teteh...

Membuat Tumis Kangkung Soun

Gambar
Putri kami, Aufa, suka sekali dengan berbagai olahan berbahan bihun ataupun soun. Omelet, tumis, goreng kering, ataupun di kuah dan di campur dalam sop kuah, di olah menjadi menu apapun selalu membuatnya terlihat berbinar. Pagi ini kami (saya dan Aufa) membuat tumis kangkung yang ditambah soun. Caranya sangat mudah dan bahannya pun mudah di dapat. MasyaAllah dengan izin Allah, seikat kangkung dan satu bungkus bihun ditambah beberapa bumbu (bawang merah, bawang putih, bawang daun, tomat, garam, kaldu jamur) akhirnya menjadi salah satu hidangan yang bisa dinikmati kami berenam pagi ini. Fabiayyi aalaairobbikumaa tukadzdzibaan... Sahabat, bagaimana kabar anda pagi ini? Semoga semua agenda Anda berjalan lancar dan dimudahkan oleh Allah Subhaanahuu wata'ala ! With #aufa_11y 25 September 2018

Al Yaum Ma'al Qur'an

Gambar
25 September 2019

Pidato

Gambar
Pagi ini mendapat kiriman dua buah photo istimewa ini dari Ustadzah Mei, MasyaAllah gembira sekaligus terharu melihatnya tak canggung berbicara di depan kamera.  Apa kabar, Shalihah? Kata Ustadzah, teteh sedang pidato, apakah pidato Bahasa Arab seperti yang teteh katakan Ahad kemarin melalui sambungan video call?  Ummi ingin sekali melihat dan menyimaknya, ummi juga ingin mendengar kisahmu; bagaimana perasaan teteh saat membacakan pidato, bagaimana perasaan teteh di depan kamera, apa isi pidato teteh, dan masih banyak lagi.  MasyaAllah shalihah, tabarokallahu lakum, geulis ❤❤ Balananjeur, Selasa, 21 September 2021

Bolehkah Salaman?

"Mi, bolehkah teteh bersalaman dengan guru laki-laki?" "Sayang, putri ummi sayang, maukah teteh membacakan surat Annur ayat 30 dan 31?" "'Audzubillahi minasysyaithoonirrojiim. وقل للمؤمنت يعضضن من ابصارهن ويحفظن فروجهن ولايبدين زينتهن الا لبعولتهن او اباءهن او اباء بعولتهن او ابناءهن او ابناء بعولتهن او اخوانهن او بني اخوانهن او بني اخوتهن او نساءهن او ماملكت ايمانهن او التابعين غير اولى الاربة من الرجال او الطفل الذين لم يظهروا على عورة النساء ولا يضربن بارجلهن ليعلم ما يخفين من جينتهن وتوبوا الى الله جميعا ايه المؤمنون لعلكم تفلحون " "Itu ayat 31 nya ya nak? Bisa teteh bacakan terjemahnya juga?" Dia kembali membacakan ayat yang dimaksud bersama terjemahannya. "Bagaimana, teteh faham?" "InsyaAllah." Untuk jiwa-jiwa yang masih suci, untuk kita sendiri yang sering alpa dan khilaf... Inilah Al Qur'an dan Al Hadits serta ijma ulama...  Siapalah kita berani mengkritisi? Mari sami'na wa atho'na! :) #aufa_9year #ca...

Seolah Mahkota

Gambar
Berbahan dasar benang jahit dan bahan lainnya yang mereka buat menyerupai kalung dan mereka pakaikan seolah mahkota di kepalaku sambil mengatakan bahwa di akhirat nanti mereka ingin mempersembahkan mahkota yang lebih baik dari semua yang ada di dunia. "Ini kalung." kata nomor 2. "Ini kalung, tapi kami lebih suka menjadikannya mahkota untuk ummi."  Fabiayyi aalaairobbikumaa tukadzdzibaan...  Hatur nuhun, #umar_11year #aufa_9year #olin_5year Aa #quthb_13year apa kabarmu hari ini, Nak? Ummi sedang menyiapkan isi ransel untuk keberangkatan abi ke Jogja dengan rombongan SDIT :) 23 Januari 2017

Cooking

Cooking again... Pizza again... Kali ini pizza basho ikan, ditambah potongan rawit...hiiii... #aufa_9year 11 Februari 2017

What Do You Want To Be?

Izzi iimaanii lafdzii qur'aani... **** "Teh, besar nanti ingin seperti apa?" hee...cita2mah kan pingin jadi guru tea ^_^ "Ingin jadi hafidzhoh, penjaga Al Qur'an. Teteh juga mau jadi ummi yang sholihah." #whatdoyouwanttobe #aufa_9year 9 November 2016

A Umar Belum Pulang

"Uuuumaaaaaar.." teriak syamil siang ini, biasanya jam ini umar sudah pulang, tapi sudah beberapa minggu ini ada les di kelasnya hingga pulangnya lebih siang dari biasanya. "Uuumaaaar.." syamil berteriak lagi memanggil Umar, kebetulan hari ini sekolahnya di liburkan, jadi jam ini dia ada di rumah. Aufa menjawab dengan teriakannya yang tetap lembut yang tak bisa di dengar Syamil. Syamilpun mengetuk pintu sambil kembali memanggil Umar. "Umarna mana?" tanya Syamil begitu pintu dibuka Aufa. "A Umarmah teu acan uih." jawaban Aufa memupus harapan Syamil untuk bisa bermain bersama Umar. Hii...ini apa? Ini jejak ... Jejak #umardansyamil, siang ini :D #aufa_9year #umar_11year 13 Maret 2017

Membuat Donat

Waiting adonan donat kentang mengembang dan roti isi pisang (keju,susu,coklat) yang sedang dipanggang matang...  Ini pertama kalinya Aufa membuat donat dan roti..  Setiap saat dia bertanya, "sudah bisa di goreng sekarang? Rotinya sudah matang? Teteh ingin cepat-cepat lihat hasilnya." #cookingclass #happyhomelearning #aufa_9year 23 November 2016

Maafkan Teteh Lahir dan Batin!

"Ummi. Teteh sayang ummi. Maafkan teteh lahir bathin ya!" setiap kali mendengar kisah tanda-tanda Qiamat yang semakin dekat... Kita tak pernah tahu dekatnya seperti apa, kapan tepatnya, tapi ia dekat dan pasti terjadi... #aufa_9year 9 Maret 2017

Membantu A Umar

Gambar
Salah satu cuplikan dari film Lego yang sedang di buat Umar dan aufa pagi ini. Ide ceritanya dari Umar, Aufa membantu dengan menyumbangkan beberapa ide kreatif dan membantu proses pembuatannya. Saya? Menunggu proyek mereka selesai sambil menulis disini :D #umardanaufa. #umar_11year. #aufa_9year 5 Maret 2017

Tugas

Gambar
Pagi tadi mendapat tugas membawa hewan berukuran kecil... Dan laba-laba yang bersarang di dinding kaca kamar ummi menjadi pilihannya. Ditemani teman sekelasnya dia membawa hewan kecil yang dia simpan di plastik bekas mie instan yang diberi lubang kecil untuk sirkulasi udara.. "Hari ini selain membahas hewan kecil, kelas teteh juga mau mengadakan kolase. Teteh sepertinya pulang agak siang, mi." Dan memang... Kelas teteh sepertinya kelas teraktif di MI Al Inayah. Dengan wali kelas yang aktif dan inovatif serta murid2 yang mengikuti jejak kreatifitas gurunya. Alhamdulillah... Sepulang dari tadarus shubuh di masjid, mereka biasanya 'stand' di sekolah untuk bersih-bersih kelas... Pulang ke rumah untuk sarapan dan kembali ke sekolah untuk kemudian pulang ke rumah ba'da dzuhur... Dengan jumlah murid yang tidak terlalu hingar... Solidaritas dan kekompakan sepertinya lebih mudah terjalin. Namun yang paling utama tentu saja motivasi mereka dan komando yang baik ...

Mi, Bimbing Teteh!

Putri-putri Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam semuanya ta'at kepada Alloh dan RosulNya. bimbing teteh untuk sekualitas mereka, ummi!  #aufa_9year 14 Oktober 2016

Pengibar Bendera

"Ummi, hari ini teteh jadi pengibar bendera. Teteh kebagian yang bilang begini, bendera telah siap. Teteh tegang, mi." sebelum berangkat ke sekolah di hari Senin, sambil memakai sepatu dia bercerita tentang agendanya nanti di sekolah. "Subhanalloh. Teteh tegang kenapa?" saya pancing dia bicara, curhat. Wanita membutuhkan banyak waktu dan kata untuk bicara, bahkan seusia Aufa pun seperti itu.  Dan biasanya wanita, hanya dengan bercerita dan merasa nyaman bercerita, hatinya lebih plong setelah itu. Kadang dia curhat, bercerita tentang sedih atau gundahnya hanya untuk mengeluarkan unek-uneknya, dia akan merasa lebih baik setelahnya meski itu tanpa solusi. Karena itu wanita, membutuhkan seseorang yang bersedia menjadi pendengarnya untuk membuat dia merasa di mengerti. Hanya di dengarkan.  Karena saya wanita, meski tidak semua wanita seperti itu, tapi Aufa termasuk salah satu yang seperti saya: butuh bicara dan di dengarkan. Seperti saat itu, saat dia merasa gundah karen...

9 Tahunmu, Nak

My dear, Teteh Aufa sayang, putri kecil ummi nan sholihah...  kini usiamu tepat 9 tahun.. subhanalloh, teu karaooooos waktos. jalannya terasa semakin cepat saja. dan itulah waktu, dear.. waktu berjalan terus, tidak pernah berhenti sedetikpun. bergerak dan terus berdetak.... ia tak pernah berhenti barang sejenak... engkau pun semakin besar, nak... ummi sampai berkali-kali mencubit pipi ummi dan meyakinkan bahwa kehadiranmu adalah nyata. Alhamdulillah, Alloh hadirkan putri sholihah bagi kami. dan ini....nyata. heee..pipi ummi sakit krn di cubit, Alhamdulillah nak, ini bukan mimpi. ummi abi bersyukur atas kehadiranmu. terima kasih ya nak...  terima kasih bersedia melalui hari2 bersama kami. semoga barokah dan Ridho Alloh selalu atasmu, nak. sehat, bahagia dan sholihah allways ... my love ❤❤ #aufa_9year 31 Juli 2016

Mata yang Berkabut

Matanya kembali berkabut.  Pagi ini sepulang dari tadarus di masjid Al Furqon yang dilanjut kegiatan opsih di kelas, di sekolahnya yang terletak tidak jauh dari rumah. Matanya kembali berkabut. Pagi ini setibanya di teras rumah dan bertatap muka dengan saya, ibunya.  Apa seorang ibu sering membuat anak-anaknya menangis?  Membuat anak-anak bisa menumpahkan segala sesak yang tetiba menyapa, sejak usia kanak-kanak sekalipun?! Matanya kembali berkabut. Kemudian mengalir membasahi pipi dan jilbab hitamnya saat dia sampai ke pelukanku yang hanya bisa memeluk dan mengusap lembut kepalanya yang tertutupi jilbab serta punggungnya, dengan sedikit menerka, "apa tentang kunci kelas lagi?".. Matanya kembali berkabut. Kemudian berubah Isak tertahan saat akhirnya dia bercerita tentang kunci kelasnya yang di buka seorang temannya sedang dia masih asyik opsih di kelas, Dia kembali terisak saat menceritakan waktu akhirnya dia menyadari kunci kelas tidak ada di tempatnya semula... Kabut dan...

Special Time

Pagi sampai siang teteh Aufa mendapat jatah special time berdua dengan abi nya.. Just berdua, tanpa ummi ataupun saudara-saudaranya. Siang sampai sore giliran Olin mendapat special time with abi. Seperti halnya kita yang seringkali feel happy saat di istimewakan, begitu pula anak-anak kita. Membina hubungan baik dan saling memahami antara anak gadis dan ayahnya bagi kami hal yang penting...salah satu caranya dengan memberi kesempatan putri kita jalan-jalan berdua ke tempat yang ingin dia kunjungi. Sambil mendengarkan si gadis bercerita tentang banyak hal, berbincang tentang hal-hal ringan yang seringkali bisa menumbuhkan kedekatan... Dan masih banyak lagi hal lainnya.. Yang paling terutama sekali, memberi kesempatan ayah untuk memahami anak gadisnya. #fathering #olin_5year #aufa_9year #specialtimewithfather #specialfather 6 November 2016

Tadabbur Al-Qur'an

Selalu terasa membahagiakan, saat menemani anak-anak melafalkan ayat-ayat Al Qur'an, membaca artinya, mentadabburinya bersama-sama, lalu mendengarkan mereka bercerita apa saja yang ingin dan bisa mereka ceritakan. "Robbingshurnii bimaa kadzdzaabun.." do'a Nabi Hud yang di jawab oleh Allah tentang kaumnya yang akan mendapat penyesalan karena telah mendustakannya menjadi salah satu tema obrolan dan cerita anak-anak. Lalu do'a awal iftitah "Allohumma baa'id bainii wa baina khotooyaaya kamaa ba'adta bainal masyriqi wal maghrib." menjadi tema selanjutnya. Dua tema dengan banyak kisah yang terpikir di benak mereka membuat kami tak menyadari waktu sudah hampir isya. Adzan isya sebentar lagi berkumandang... Salah satu ucapan mereka yang membuat hatiku serasa di keleketek dengan rasa haru adalah saat mereka mengatakan, "terima kasih karena tidak menyerah dan lelah menemani dan membimbing kami !!!" "Ummi memiliki banyak kekurangan dan kelema...

Tentang Hujan

Teteh Aufa sayang, Siang ini ummi kembali duduk di depan meja tulis sambil memandang keluar jendela.. Seperti biasa, nak.. Menyaksikan curahan hujan dari arah ini selalu terasa menyejukkan.. Seperti engkau tahu, ummi menyukainya.. Teh, Teteh, Jika engkau ada disini, biasanya teteh menemani ummi sambil memeluk ummi Kemudian.... Memaparkan a hingga z kisah tentang hujan dan alasan engkau menyukainya, alasan engkau menyukai melihatnya dari sini bersama ummi "Teteh menyukainya, karena ummi menyukainya." katamu suatu hari. Lalu kita tersenyum dan tertawa saat menyadari ada banyak kesamaan di antara kita.. Dan kita juga tertawa saat menyadari persamaan kita itu justru menjadi hal yang membuat kita adu argumen dan teguh memegang prinsip masing-masing... :D Teteh sayang, Putri ummi, Bagaimana kabar disana? Hujan juga kah? Apa engkau berhasil mewancarai banyak turis asing seperti keinginanmu? Ummi melihat banyak photomu bersama orang-orang yang tak ummi kenal, membuat ummi rindu padam...

Hatur Nuhun

"Hatur nuhun, ummi." ucap Umar sesaat setelah mengucap salam, saat mendapati nasi, sayur daun katuk, air putih dan tahu bulat request makan siangnya terhidang di meja. Hati... Mudah sekali membuat bibir mengulas senyum ; bahagia. Dan saat Aufa berseru girang mendapati tahu bulatnya, "Alhamdulillah... Ummi, ini buat teteh kaan? Hatur nuhun ummi." senyum ini semakin melebar... Yang seluruh pusatnya ada disini, dihati.. Tak perlu penganan mahal untuk membuatnya terlihat mewah dan mengukir senyum. Karena mahal dan mewah sendiri sejatinya bukan hanya sekedar kata orang.  Bagi Umar dan Aufa yang sama2 menyukai tahu bulat dan sayur daun katuk... Dua makanan itu istimewa dan mewah. Dan mahal selanjutnya adalah senyum yang tak bisa di beli. Mereka senang dengan sambutan.. Karena itu, agak sulit bagi saya untuk bepergian saat mereka belum sampai kerumah sepulang sekolah. "Wa'alaikum salam..sayang.." disertai senyuman dan pelukan serta menu makan siang sepertinya...

Apa yang Akan Di Pilih?

"Jadi anak-anakku sayang, apa yang akan lebih kalian pilih, kehidupan di dunia yang sementara, atau akhirat yang kekal?"  "Akhirat itu, khoolidiina fiiha abada. Umar memilih kehidupan di akhirat, insyaAllah." "Teteh juga. Teteh ingin berkumpul di syurga bersama ummi, abi, de Olin, aa Quthb, aa Umar, mah Dede, emak, apa Dede, bapak..." dan Aufa pun mulai mengabsen semua orang yang ingin dia jumpai di syurgaNya, harapannya. "De Olin na main ular tangga sama ummi abi dan semuanya di syurga. Ummi, di syurga boleh main ular tangga?" Olin yang sedang menyukai permainan ular tangga mengikut sertakan si ular tangga dalam obrolan ba'da mengaji malam itu. "De Olin, de Syurgamah bebaaas apa saja. De Olin mau apa saja pasti tersedia." Umar mengusap rambut Olin, malam itu dia sedang berbaikan dengan adik bungsunya. Biasanya, dia yang selalu 'paling usil' pada adiknya itu. Surat Almukminuun ayat 1-12 yang kami baca bersama, beserta terjem...

Wakil KM Kelas 5

Gambar
"Ummi, teteh sekarang jadi wakil KM kelas 5." "Subhanalloh... Barokalloh, sholihah. Semoga Allah menjagamu dan meluruskan langkahmu. Semoga engkau amanah. Bagaimana perasaan teteh?" "Tegang mi. Tapi insyaAllah teteh akan berusaha sebaik-baiknya." #aufa_9year Masih cerita hari pertama 17 Juli 2017

Pesan Cinta

Gambar
Bahagia sekali mendapati kiriman photo bertuliskan pesan cinta darimu, nak... 🥺🥺 Bahagia kok nangis? Ini saking bahagianya, nak... Katamu, engkau mencintai ummi, abi, kakak-kakak dan adikmu. Engkau sedih karena ingat ummi dan saudara-saudaramu yang tak bisa ikut serta kesana bersamamu. . dan bagi ummi, saat engkau mengingat mereka, itu menentramkan untuk ummi. Be a sholihah allways, dear #aufa_9year 25 Januari 2017

Karakter

"Seperti apa karakter itu, mi?" "Apa yang dominan dalam hati dan fikiranmu, seperti itulah karaktermu.  Seperti apa tulisan dan ucapanmu serta apa yang kau baca dan kau dengarkan, seperti itulah karaktermu. Kemana engkau melangkah, pada apa engkau berpihak, seperti apa engkau berbuat, seperti itulah karaktermu, nak." "Jika dominan pada kebaikan, berkarakter baik. Jika dominan pada keburukan berarti buruk. Seperti itukah, mi?" "Iya sayang. Semoga Allah mengaruniakanmu kebaikan dan tempat kembali yang baik." #aufa_9year #aufadanummi 26 Mei 2017

Haji Wada

Kisah yang kami baca ba'da Maghrib tadi tentang Haji wada'.  Membaca kisah itu selalu ada hati yang berdenyut, sakit sekali... Ada airmata yang berderai, sedih... Itu adalah haji terakhir Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam... Dan kami mulai membayangkan tentang hari itu, dengan denyut dan airmata melalui kisah yang dibacakan Aufa. "Aku telah meninggalkan di tengah kalian sesuatu yang sekali-kali kalian tidak akan tersesat sesudahnya, selagi kalian berpegang teguh kepadanya, yaitu kitab Allah. Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada Nabi lagi sesudahku dan tidak ada ummat lagi sesudah kalian. Ketahuilah, sembahlah Robb kalian, dirikanlah sholat 5 waktu kalian, laksanakan lah puasa Ramadhan kalian, bayarkanlah zakat kalian dengan suka rela, gunakanlah haji di baitullah dan ta'atilah waliyul Amri kalian, niscaya kalian masuk Surga Robb kalian. Tentunya kalian bertanya-tanya tentang diriku. Lalu apa yang kalian katakan?" Mereka menjawab, "kami bersaksi bah...

Pada Tempatnya

"Umar kalau ngambil baju suka hati-hati mi, biar nggak berantakan. Tapi nggak tahu kenapa, tetap aja berantakan." "Teteh kalau nyimpan sesuatu suka pada tempatnya. Tapi mungkin sesekali teteh lupa nyimpen sembarangan..." Berantakan, barang hilang/sembunyi disuatu tempat....hal yang biasa bagi emak-emak, termasuk saya. Tapi...ini menyenangkan. Membereskan kamar mereka yang berantakan, membereskan mainan yang berserakan, mencarikan barang yang menghilang sementara. Semua itu sangat menyenangkan kan ummahat?! :) #umar_11year #aufa_9year 21 November 2016

Ladies Time

Ladies time... Waktunya dua gadis menikmati waktu sore bersama abi mereka. Entah kemana tujuannya. Padahal teteh aufa sedang demam, tapi demi bisa berjalan-jalan bersama abi, dia berusaha untuk terlihat fine-fine saja. Tadarus, tahfidz, membaca buku, sharing pelajaran sama ummi masih tetap dilakukan, "teteh tidak apa-apa, ini hanya sedikit demam, sebentar lagi sehat insyaAllah." kalimat yang sama yang selalu dia ucapkan saat demam. "Teh, istirahat yaa!!" dia hanya akan menjawabnya dengan senyuman dan kalimat tersebut, bahwa dia baik-baik saja. Dataran tinggi Dieng menjadi tema sharing sebelum berangkat jalan-jalan. Saya lebih banyak lupa dimana itu Dieng, seperti apa dan bagaimana... Mungkin karena belum pernah kesana, jadi banyak yang tersapu kenangan nyata. Ada yang pernah berkunjung ke dataran tinggi Dieng? Rasanya jadi ingin kesana dan ke banyak tempat lain agar saat anak-anak bertanya sesuatu, saya tak harus terbata tak yakin saat menjawabnya. #aufa_9year Wiluj...

Percaya Pada Allah Itu..

"Percaya kepada Allah itu, Nak... Tak mengenal kata tapi." "Maksudnya, mi?" "Allah menyuruh kita sholat, maka sholatlah ! Allah menyuruh kita berpuasa, maka puasalah! Allah menyuruh kita menutup aurat, maka tutuplah aurat! Tanpa mengatakan, "tapi yaa Allah, emang buat apa aku sholat? buat apa aku puasa? buat apa aku menutup aurat? Dll... Engkau tahu kenapa, Nak?" "Karena Allah maha mengetahui apa yang tidak kita ketahui." "Iya, anakku sayang. Karena Allah maha mengetahui apa yang tidak kita tahu. Allah Maha Tahu.  Inilah iman itu, Nak. Iman itu membuat kita sami'na wa atho'na, kami dengar dan kami tha'at." "Iya mi. Sami'na wa atho'na... Kalau kita mengatakan percaya pada Allah, cukuplah bagi kita untuk sami'na wa atho'na." "MasyaAllah... Barokalloh, Nak. Semoga Allah memberimu kebaikan hidup di dunia, dan kebahagiaan di akhirat.!" *** Masak sahur hari ini ditemani lampu senter Umar da...

Bukan Lambat, Hanya Tenang

Gambar
"Ummi, ada yang bilang ufa lambat dalam berhitung."kata umar suatu sore di bulan januari, beberapa bulan silam tepat di samping rumah saat ummi dan abi sedang ngobrol disana. Tepatnya bukan lambat, hanya saja Aufa itu anaknya memang saaangat adem. Tidak pernah terburu-buru dalam melakukan sesuatu atau menjawab sesuatu. Kami tidak akan melihat pancaran semangat dan sorot ghiroh di matanya seperti yang bisa kami lihat dari kakak dan adiknya.  Dia juga tidak biasa berwajah garang atau bersuara sangat keras penuh emosi. Dia sangat lembut, dengan suara lembut dan raut muka berseri disertai senyuman yang setia menemani bibir mungilnya dalam kondisi apapun. Dia bisa memberi penjelasan yang sangat baik, lancar dan runtut pada adik bungsunya yang selalu memiliki banyak pertanyaan setiap harinya. Dia melakukan apa yang bisa dan harus dia lakukan tanpa terpengaruh kebiasaan anak-anak lain seusianya. Makannya apik dan teratur, sikap dan semuanya sangat girly i think. Dia tida...

Sepertinya

"Sepertinya akan banyak remedial." sambil menikmati sop basho ikan yang saya hidangkan sebagai menu makan siangnya, dia bercerita tentang kemungkinan hasil uts nya. "Teteh memerlukan remedial?" tidak, saya tidak sedang memprovokasi dia untuk say no to remedial. Saya hanya sedang mengajaknya berfikir dan melihat sesuatu dari sudut 'bermanfaat atau tidak'. Bagaimana kalau dia menjawab tidak penting? Ada saatnya dimana sesuatu yang tidak penting menjadi penting dilakukan: adab. Akhlaqnya pada gurunya tetap harus lebih di utamakan. "Kalau kata pak Agus(wali kelasnya) harus di remedial, teteh yakin itu untuk kebaikan teteh." Sahabat,  Mendengar jawabannya, entah kenapa saya merasa tenang. Adakalanya banyak hal perlu dilakukan tanpa bertanya, "kenapa saya harus melakukan itu?" itulah mungkin yang dimaksud dengan percaya/yakin, kami dengar dan kami taat. Kritis? Itupun ada saatnya. #aufa_9year 1 April 2017

:: Miss Matching ::

Seperti kata seorang shahabat yang semasa SMA berkacamata (teh Uut, sekarang masih berkacamata kah? :) ), Aufa itu miss matching.. Yups, thats Aufa now. She is miss matching. Baju seperti apa yang dia pakai, dia akan mencari kerudung dan kaos kaki yang sesuai atau minimal serasi dengan baju nya.. Jika biru muda bagusnya dengan warna apa, pink atau hijau dan warna-warna lain dengan warna apa. Kerudung persegi empat hand made ummi dengan variasi warna yang berbeda kini tertata di lemarinya, kaos kaki seharga 10.000/3 pasang juga dengan berbagai warna yang dibeli dari cihideung beberapa hari sebelum romadhon dia tata sedemikian rupa di lemarinya. Baju-baju nya tidak terlalu banyak, sekitar 10 helai baju yang kebanyakannya pemberian dari uwa nya. Kami memang kurang suka belanja baju... 3 dari 10 baju yang ada di lemari ufa menjadi saksi perjuangan kami kukuiran mencari kain hingga kemudian menjadi baju yang bisa menutupi aurat. 7 dari 10 baju yang ada, semua itu berasal dari uwa nya... Hii...

Sahur Hari Ke-16

Sahabat, Bagaimana kabar sahur Anda di hari ke 16 di bulan penuh Rahmat dan ampunan Allah ini? Bagaimana kabar anda?  Saya harap Anda selalu baik-baik saja. Baik yang benar-benar baik, ruhiyah dan fisik Anda... Ini Hari ke 16 di bulan Ramadhan sekaligus hari ke 8 Umar sakit. Dengan lego-lego yang masih setia dia rangkai, di dampingi suara tilawah atau kajian-kajian keislaman melalui mp3, dia tetap menyelesaikan shaumnya. Matanya terlihat sayu, tapi seperti biasa, suara dan sikapnya menunjukkan semangatnya yang tinggi.  Dia mencoba menunjukkan pada kami kalau dia baik-baik saja, tapi keringat dingin yang mengalir di dahinya saat dia tertidur dan igauannya membuat sudut lain keibuanku merasakan khawatir yang sangat. "Nak, apa yang kau rasakan?" Sedih? Ya, hati ini tetaplah hati seorang ibu, wanita yang IA titipkan rasa yang katanya sangat halus dan mudah tersentuh. " Tapi Nak, anakku Muhammad Umar Yasin, ummi tidak pantas mengatakan sesuatu yang tak sesuai kapasitas ummi. ...

Bujur Sangkar

diskusi pagi ini tentang bujur sangkar. umar masih penasaran dgn si persegi ini. "umar lebih suka memahaminya bersama ummi.karena hanya ummi yg bisa mengajari umar dgn cinta." ucapnya...deu.....h, senyumku merekah hingga ke lubuk hati yang paling dalam mendengar ucapannya....  serasa jadi ummahat paling bahagia sejagat raya. ungkapan cinta aufa pagi ini lewat sepiring nasi goreng buatan tangan cinta abi yang aufa hidangkan untuk ummi.. "sehat terus mi, teteh bingah kalau lihat ummi sehat." bahasa cinta memang tak sama...tapi cinta selalulah sama. #umar_11year #aufa_9year 5 Januari 2016

Bersalaman

"Ummi, kenapa ummi terus-terusan bersalaman? Ummi kenal sama semuanya? Ummi nggak cape? Teteh mah cape, mi!" hari itu saat ziarah di makam pagerageung, kami memang bertemu banyak orang yang tentu saja tidak semuanya kami kenali. Banyak dari mereka justru orang-orang yang baru kami lihat. Entah karena saya yang jarang keluar atau karena mereka yang memang tidak tinggal di pagerageung. Hari itu di hari raya, saya salah satu dari sekian banyak orang yang bisa tiba-tiba so' akrab, menyodorkan dua tangan pada perempuan atau menangkupkan dua tangan pada laki-laki sambil mengucap taqobbalallohu minna wa minkum, kullu aamiin wa antum bi khoir.  Dan hari itu ufa, mulai merasa 'aneh' dengan kebiasaan ibu nya. Jika ada yang bertanya, "apa yang membuatmu bahagia di hari raya?" Saya mungkin akan menjawab, "salah satu yang bisa membuat saya bahagia di hari itu adalah saat saya bisa bertemu banyak orang, baik yang saya kenal ataupun tidak, lalu bisa berjabat tanga...

Tidak di Remedial

Sepulang sekolah, dengan wajah berseri-seri dia mengucap salam dengan penuh suka cita. "Kata pak Agus, teteh satu-satunya siswi kelas empat yang selamat dari remedial uts ipa, Alhamdulillah." Dia memang tidak terlihat berambisi atas apapun. Baginya mengukir prestasi adalah menjaga akhlaq dan senantiasa belajar tanpa pasang target akan dan harus seperti apa. Dia memang tidak 'ambisius' dan memasang target atas apapun yang dia jalani. Tak mengenal kamus,'harus dapat nilai segini atau segitu.' Tak mengenal istilah, 'harus dapat ranking segini.' Dia hanya tahu cara menikmati prosesnya dengan tetap menjaga apa yang semestinya ia jaga ; akhlaqul kariimah, InsyaAlloh. "MasyaAlloh Alhamdulillah." dan pelukan hangat jadi hadiah atas usahanya dan kebahagiaannya, saya merasakan kebahagiannya dan ikut bahagia bersamanya. "Temen2 teteh pada tegang waktu kertas hasil ujiannya mau dibagi. Teteh nggak tegang, teteh yakin hasilnya tidak buruk, jadi teteh...

Seperti Melihat

"Ummi. Teteh seperti melihat huruf demi huruf dari surat Al Mukminun yang teteh baca tiap maghrib." "MasyaAllah, seperti apakah itu sholihah?" Dia menutup matanya dan mulai melafalkan ayat demi ayat dari surat Al Mukminun yang dia 'lihat' melalui memorinya. "Ummi, teteh juga melihat terjemahannya."  "Bacakan juga terjemahan yang teteh lihat untuk ummi, sayang!" Dia kembali menutup matanya dan membaca terjemahannya.  Sahabat, apa yang ingin engkau ceritakan tentang bahagia? Bagiku, ini salah satu bahagiaku...Alhamdulillah...'alaa kulli haal Alhamdulillah. Kemudian Aufa mengajariku satu hal dari banyak pelajaran yang kudapat darinya. Bahwa kebiasaan, apa yang sering kita lihat dan kita lakukan, bacaan apa yang sering kita baca, bersama siapa kita sering berinteraksi... Akan seperti itulah kita nanti. Maka lihatlah hanya yang baik, dengarlah hanya yang baik, lakukanlah hanya yang baik, ucapkanlah hanya yang baik, bacalah hanya yang baik,...

Ngigau Shahabiyah

"hafsah binti umar bin khothob...masyaAlloh...akhlaqnya luar biasa bagus mi... hafsah..hafsah.. shohabiyah..." igaunya dalam tidur malamnya. bibirnya tersungging ketika dia mengigaukan nama hafsah.  entah apa yang ada dalam mimpinya.. namun pasti sesuatu yang membahagiakannya. hal itu terlihat dari raut wajahnya yang berseri. sebelum tidur, dia suka sekali membaca buku kisah menjelang tidur atau shiroh (nabawiyah, shahabat, shohabiyah ataupun tabiit tabiin).  seringkali dia menggantikan umminya membacakan olin kisah menjelang tidur jika umminya sedang diuji sakit. hafsah binti umar bin khothob menjadi kisah yang dia baca tadi malam ba'da sholat isya menjelang lelapnya. saya hanya diam mendampinginya sampai benar-benar terlelap sambil sesekali memancing dia bercerita tentang perasaannya, apa yang dia fikirkan dan bagaimana dia melalui harinya. "ummi, temani teteh sebentar sampai teteh tidur. bangunkan teteh dengan peluk dan senyum ya mi! " permintaan yang terkada...

Hadiah Terbesar

Ada yang mengawalinya dengan agak cemberut karena merasa berangkat kesiangan, ada yang mengawalinya dengan senyum lebar karena bahagia bisa kembali berangkat ke Roudhothul Athfal. Seperti apapun, semuanya adalah baik dan insyaAllah membahagiakan. Barokalloh lakum, Nak...sholihah... #olindanaufa . #olin_6year #aufa_9year . #gotoschool #MI_AlInayah . #RA_NurulAulad 27 Maret 2017

Aku Takut Kesiangan

Gambar
Ada yang mengawalinya dengan agak cemberut karena merasa berangkat kesiangan, ada yang mengawalinya dengan senyum lebar karena bahagia bisa kembali berangkat ke Roudhothul Athfal. Seperti apapun, semuanya adalah baik dan insyaAllah membahagiakan. Barokalloh lakum, Nak...sholihah... #olindanaufa . #olin_6year #aufa_9year . #gotoschool #MI_AlInayah . #RA_NurulAulad 3 Maret 2017

Membuat Bumbu Penyedap (bagian 2)

Gambar
"Proses mungkin saja akan membuatmu sedikit bosan atau jenuh atau tidak sabar menunggu hasil, tapi ummi percaya kalau Putri ummi ini bisa bershabar dan tetap istiqamah dalam setiap proses kebaikan yang sedang di usahakan, insyaAllah." apakah kalimat yang selalu saya ucapkan padanya bisa dia fahami atau tidak saya belum tahu, yang pasti kalimat berulang yang sering di ucapkan akan tersimpan dalam benaknya dan menjadi salah satu pengingat baginya insyaAllah, dan saya meyakini itu. Dia tersenyum sambil menganggukkan kepala dan mulai merangkai banyak kalimat pertanyaan dan beberapa ceritanya sepanjang hari ini di madrasah ibtidaiyah dan madrasah Diniyahnya. "Teteh agak kesulitan dalam matematika, tapi teteh merasa mudah dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris juga sejarah Islam. Teteh juga merasa senang saat belajar dengan cara seperti ini, praktek langsung bersama ummi." Dia belajar banyak hal saat berbincang-bincang sambil selama pembuatan kaldu bubuk instan ...

Membuat Bumbu Penyedap (bagian 1)

Gambar
Kami sangat jarang membeli bumbu penyedap sejenis MSG atau semisalnya. Seringkali setiap mencicipi hidangan yang kami beli dari luar anak-anak berkomentar, "makanannya gurih, enak di lidah tapi kerasa nggak nyaman di perut sama kepala juga jadi puyeng." Mungkin saja MSG aman dan tidak bermasalah untuk tubuh selama pemakaian yang tidak berlebihan, tapi reaksi tubuh setiap orang berbeda-beda terhadap makanan yang harus melalui beberapa tahapan untuk sampai di lambung dan dicerna disana. Ada kalanya kita mengabaikan reaksi tidak nyaman yang timbul, dan kami sendiri memilih untuk berusaha memasukkan sesuatu yang tidak membuat tubuh kami tidak nyaman. Itu juga yang kami yakini sebagai salah satu dari sekian syarat thayyib makanan. "Makan dan minumlah yang halal dan yang baik!" ada berapa ya ayat dalam Alquran yang memiliki terjemah seperti itu? #comereadquran . Salah satu dari sekian opsi yang ada untuk menggurihkan makanan diantaranya dengan membuat baha...