:: Miss Matching ::
Seperti kata seorang shahabat yang semasa SMA berkacamata (teh Uut, sekarang masih berkacamata kah? :) ), Aufa itu miss matching..
Yups, thats Aufa now. She is miss matching.
Baju seperti apa yang dia pakai, dia akan mencari kerudung dan kaos kaki yang sesuai atau minimal serasi dengan baju nya..
Jika biru muda bagusnya dengan warna apa, pink atau hijau dan warna-warna lain dengan warna apa.
Kerudung persegi empat hand made ummi dengan variasi warna yang berbeda kini tertata di lemarinya, kaos kaki seharga 10.000/3 pasang juga dengan berbagai warna yang dibeli dari cihideung beberapa hari sebelum romadhon dia tata sedemikian rupa di lemarinya.
Baju-baju nya tidak terlalu banyak, sekitar 10 helai baju yang kebanyakannya pemberian dari uwa nya. Kami memang kurang suka belanja baju... 3 dari 10 baju yang ada di lemari ufa menjadi saksi perjuangan kami kukuiran mencari kain hingga kemudian menjadi baju yang bisa menutupi aurat. 7 dari 10 baju yang ada, semua itu berasal dari uwa nya... Hiii... #bahagiajadiadik #bahagiajadikeponakan :D
Karna menggunakan kerudung segi empat, dia harus berdiri agak lama di depan cermin agar kerudungnya rapi dan tidak 'nyengsol'.
Seringkali dia kehilangan jejak peniti atau jarum dan bross karena di pakai Olin untuk bermain bepe-bepean, jika sudah begitu maka kerudung robb*** instan menjadi pilihan meski dengan mata yang sedikit berkabut.
Sejak usia 8 tahun, dia tidak mau keluar rumah tanpa menggunakan jilbab.
Apa karena umminya juga berjilbab? Awalnya memang seperti itu..
Tapi kemudian dia tahu bahwa ada batas aurat yang boleh dan tidak boleh diperlihatkan, bukan karena ummi, tapi Alloh ta'ala yang menyuruhnya. (Al ahjab:59)
Entah seperti apa pemahamannya, semua membutuhkan waktu dan proses yang mengiringinya.
Semoga semakin faham dan istiqomah ya naak !! <3 <3
#bahagianyapunyaanakgadis
#aufa_9year
#missmatching
*masih menikmati hujan sisa semalam
28 Agustus 2016
Komentar
Posting Komentar