Mushafnya

Mushafnya kini berjejer bersama Mushaf adiknya dan mushafku (lagi), seolah mimpi ia ada disini, seolah mimpi bahwa rindu kami pernah menjelma sesak dan isak. 

Hari-hari berlalu, banyak hal yang berubah. Bukan hanya fisiknya saja yang berubah tapi sudut pandangnya terhadap sesuatu pun mulai berubah. Dia bukan lagi gadis kecilku, dia kini sudah bermetamorfosa menjadi gadis remaja yang kadang membuatku tertegun sejenak; benarkah ini dia, gadis kecil yang punya jurus andalan "Abi ngiring." Setiap kali Abi nya menyalakan motor. 

Dia kini tahu cara mengoperasikan HP. Ya, kami memang keterlaluan, 12 tahun pertamanya bahkan untuk menulis di dinding media sosial pun harus kami yang membuka akunnya dan postinganpun harus atas persetujuanku. Dia hanya tahu cara menulis pesan di WA ataupun cara menulis postingan dan membagi photo di FB, tak lebih dari itu. Kami mungkin keterlaluan hingga saat pertama kali menelpon dari pondok, kami harus berjumpa kenyataan kalau dia tak tahu cara memulai panggilan dengan HP. 

Bukahkah itu hal yang.. Hmm tapi kami tetap akan mensyukuri hari-hari itu. Sungguh hari-hari itu kami di terpa kekhawatiran yang amat sangat, ilmu kami juga masih tak memadai. Kami ingin menjaga pandangan anak-anak kami dari hal-hal yang bisa merusak memori nya, kami ingin hanya hal baik yang ia rekam dan ia tetap dengan aktivitasnya di rumah atau dengan teman-temannya hingga kelak dia memiliki kenangan yang kaya. 

Hari itu kini berubah, ia kini justru mengajariku banyak hal yang tak ku mengerti dari gawai yang ku pegang. Dia mengajariku mengoperasikan laptop dan menemukan banyak manfaat lain selain yang ku tahu selama ini. Beda memang saat belajar dari dunia maya dengan belajar langsung dari guru nya, MasyaAllah aku kini belajar semakin banyak dari guru-guru kecilku yang sudah beranjak besar. Lalu dia belajar darimana? Anak-anak selalu memiliki jalannya sendiri untuk mendapat ilmu. 

Mushaf pink nya masih di sana, di meja di depan ku. Dulu saat kami membelikannya mushaf, kami ingin membelikan mushaf yang hmm kekinian, tapi dia memilih mushaf ini dengan pertimbangan harga katanya. "Yang penting ini dari Ummi dan Abi dan bermanfaat."MasyaAllah #aufa_13y

6 Januari 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu Kita

Bolehkah Salaman?