Bayangan Panasnya Api Neraka

Bagaimana kabar siang Anda, sahabat?

Cuaca Balananjeur subhanallah panas, saaangat panas hingga semua cucian yang banyaknya sekitar 2 ember besar tidak harus menunggu waktu lama untuk kering, biidznillah..

Aufa tadi sebelum berangkat ke madrasah Diniyah bertanya, "ummi, hari ini sangat panas. Teteh membayangkan panas api neraka yang menyala-nyala yang panasnya jaaaauh lebih panas dari panas dunia. Teteh takut, semoga Allah membangunkan untuk kita semua sebuah rumah di syurga ya Mi. Teteh tidak mau masuk neraka."
Saya peluk dan aminkan do'anya, do'a kami dan do'a kaum muslimin.

"Tahu nggak teh, ada juga orang yang ingin masuk neraka." dia mengerutkan kening, antara kaget dan bertanya-tanya.
"Ingin masuk neraka, mi?" saya suka dengan rasa penasaran dan pertanyaan spontan anak-anak...

"Iya Nak, seseorang yang lisannya mengatakan berharap syurga Allah tapi dia selalu dan selalu bermaksiat pada Allah. Dia terus melakukan kemaksiatan dan tidak pernah bertaubat."

"Na'udzubillahi min dzaalik. Ih ngeri ya mi."

"Teteh sayang, menurut teteh, apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan Ridho Allah, untuk mendapatkan syurga Allah dan terhindar dari neraka?"

"Mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan Allah."

"masyaAllah... Ahsanti my dear. Lalu bagaimana jika seseorang yang melakukan hal-hal yang dilarang Allah dan meninggalkan semua perintah Allah, bagaimana menurut teteh orang seperti itu Nak?"

"Na'udzubillahi min dzaalik. Semoga Allah mengampuni dia, semoga dia segera bertaubat mi. Hmm... Mungkin orang itu belum pernah membaca Al-Quran ya mi, jadi tidak tahu mana yang harus dilakukan mana yang tidak boleh. Dia harus membaca Al-Quran dan Al hadist agar tahu ya mi..."

#aufa_10year

4 Desember 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu Kita

Bolehkah Salaman?